Budidaya Belut dan Cacing Lampung

welcome to our blog

PELATIHAN BUDIDAYA BELUT DAN CACING

Jika anda ingin mengetahui cara-cara atau teknik penanganan belut dan cacing, pembenihan, dan pembesaran serta hal-hal lain mengenai budidaya belut dan cacing. Kami telah membuka pelatihan budidaya belut dan cacing di wilayah Lampung, tepatnya di Kota Metro.

Jika berminat, Silahkan hubungi 087898988145 | 082182653431 atau klik Disini

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Budidaya Belut Lampung
    Antusiasme para peserta pelatihan ke 19 ini patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, pasalnya mereka sangat bersemangat ketika sedang melakukan praktek pencarian belut yang matang gonad. Tampak sekali wajah yang penuh keseriusan di foto yang tertera diatas. Untuk mencari belut yang matang gonad diperlukan ketelitian dan kesabaran, karena tidak semua belut bisa dilihat secara cepat apakah telah matang gonad atau belum. Terlebih, jika belut mengalami stres karena seringnya disentuh oleh tangan, akibatnya semakin lebih sulit lagi mencari belut yang matang gonad.

    Budidaya Belut Lampung

    Disisi lain M. Khairul Ikhwan salah satu peserta dari Tanjung Karang Barat yang merupakan seorang yang bekerja sebagai penyiar radio di Bandar Lampung, dengan sigap mencari belut yang menurutnya telah matang gonad dan kemudian segeralah ia gunakan pisau untuk menyayat belut untuk membuktikan kebenaran yang ia yakini. Dan ternyata, apa yang yakini tersebut benar-benar sesuai dengan kenyataan. Kemudian, ia pun terus mencoba hingga beberapa kali untuk lebih meyakinkan kembali jika ia bisa mencari belut yang telah matang gonad.

    Pada dasarnya, pencarian belut yang telah matang gonad ini dilakukan yakni untuk perkembang biakkan ataupun mengawinkan antara belut pejantan dan belut betina, sehingga dihasilkan anakan-anakan belut.
  • Budidaya Belut Lampung

    Sebanyak lebih dari 180 pengelola P2MKP binaan wilayah BPPP Tegal melakukan Uji Kompetensi bagi para pelatih P2MKP yang dilaksanakan tanggal 18-21 November 2015 di Yogyakarta. Hal ini dimaksudkan untuk peningkatan sertifikasi kompetensi menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Acara dilaksanakan dengan hidmat dan lancar. Di sela kegiatan dilaksanakan studi banding ke POKDAKAN MINA KEPIS dan AREAL MINA PADI KOLAM DALAM.

    Berikut beberapa foto dokumentasinya:

    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
    Budidaya Belut dan Cacing Lampung

    CV. SUMBER REZEKI

    UJI KOMPETENSI P2MKP
  • Pada tanggal 29 Juni s/d 4 Juli 2015, bapak Margiyatno selaku pemilik dari CV.Sumber Rezeki mengikuti "Pelatihan Dasar Metodologi Pelatihan Bagi Pelatih P2MKP Angkatan IV" yang bertempat di Kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal yang sebelumnya telah diputuskan oleh Kepala BPPP Tegal nomor : 3309/SK/BPPP/DL.230?VI/2015 tanggal 11 Juni 2015.

    Berbagai macam materi disampaikan oleh beberapa narasumber terlatih dari Kementrian Perikanan dan BPPP Tegalyang secara keseluruhan memberikan petunjuk dan informasi tentang bagaimana cara yang tepat agar P2MKP berjalan dengan baik dan lancar, terlebih dapat diterima oleh para peserta pelatihan.

    Tujuan dan sasaran diadakannya acara tersebut ialah agar meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) kelautan dan perikanan, pengelola atau pelatih pada P2MKP yang cakap dan terampil dalam meyelenggarakan pelatihan di wilayahnya masing-masing karena pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu program prioritas Kementrian Kelautan dan Perikanan sekaligus merupakan mandat dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab, sebagaimana terdapat dalam pasal 57 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.

    Dengan telah diadakannya acara ini, tentunya CV.Sumber Rezeki akan memberikan pelatihan kepada para peserta dengan jauh lebih baik dari pelatihan-pelatihan yang telah diselenggarakan sebelumnya.
  • Budidaya Belut Lampung
    Beberapa waktu yang lalu, bapak Nanno selaku pemilik cv. sumber rezeki bersama dengan beberapa orang dari dinas kelautan dan perikanan kota Metro berkunjung ke tempat industri dan pembenihan ikan lele di Kediri (Republik Lele) dan Sidoarjo (Boster).

    Terdapat berbagai macam metode perkembangbiakan lele yang sangat produktif dan menghasilkan lele yang bernilai jauh lebih tinggi dibanding dengan para pengembang lain. Maka dari itu, tak heran mereka sanggup memproduksi lele dalam skala tonase setiap harinya.

    Di Kediri (Republik Lele), mampu menghasilkan lele 6 Ton per hari. Sungguh tak bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diperolehnya dalam setiap hari, belum lagi jika dikalikan satu bulan.

    Di Sidoarjo (Boster), untuk tingkat produksi memang belum seberapa dibandingkankan dengan republik lele, namun di Booster kualitas lele yang di budidayakannya sangat berbeda dengan tempat lain. Sistem padat tebar yang dipakai dan beberapa ramuan khusus yang membuatnya menjadi seperti itu.
  • Diantara lebih dari 1800 jenis cacing yang dikenal oleh para ilmuwan ada dua jenis cacing yang biasa kita pakai di dalam budidaya cacing dan proses pembuatan pupuk organik, yaitu jenis Caing Lumbricus Rubellus dan Eisenia Fetida (cacing Tiger/harimau)

    Cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus adalah cacing tanah yang tergolong dalam kelompok binatang avertebrata (tidak bertulang belakang) yang hidupnya di tanah yang gembur dan lembab. Cacing ini adalah salah satu jenis cacing yang termasuk dalam kelompok cacing epigeic. Kedua jenis cacing ini sangat mudah untuk diternak ,selain itu perkembangbiakannya sangat cepat dibanding dengan jenis cacing lain.

    Limbah kotoran sapi sangat bagus untuk pertumbuhan berat badan dan perkembangbiakan cacing lumbricus Rubellus. Apa bila kita masukan 1 kg cacing lumbricus Rubellus pada satu kotak yang berisi media campuran 1 kg serbuk gergaji yang telah kita rendam dalam air dengan tujuan untuk menghilangkan getah dan bau, dengan 3 kg kotoran sapi yang sudah lama atau sudah menghitam. Lalu kita berikan pakan dari ampas tahu atau ampas aren, maka dalam jangka waktu dua minggu cacing tersebut akan bertelur.

    Setelah terlihat telurnya matang atau terlihat kekuningan, kita pisahkan antara cacing induk dengan telornya, induknya kita simpan kemedia yang baru dan telor yang berada dimedia tadi kita biarkan selama kurang lebih dua minggu, maka telor tersebut akan menetas setelah menetas baru kita kasih pakan secara rutin, dalam waktu satu bulan kemudian atau paling lambat 6 minggu cacing tersebut telah jadi dewasa dan siap bertelur seperti induknya.

    Sementara itu, Induknya yang sudah bertelur, setelah dua minggu kemudian dia akan bertelur lagi. Terus begitu, bila pakannya bagus induk cacing tersebut setiap dua atau tiga minggu sekali ia akan bertelur. Dalam dua bulan dia akan menghasilkan empat keturunan, bila kita punya induk sebanyak 100kg dalam dua bulan kita akan punya 800kg calon anak cacing, bahkan bisa saja lebih karena setiap satu butir telur cacing lumbricus rubellus berisi 4 ekor anak cacing.

    Cacing tanah menyimpan banyak khasiat. Kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsinya untuk menyembuhkan beberapa penyakit, tanpa efek samping.

    Menurut para ahli cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%).

    Beberapa penelitian telah membuktikan adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thyp

    Dari berbagai sumber para ahli dan pakar cacing mengatakan bahwa banyak sekali manfaat dan khasiat dari cacing tanah ini. Diantaranya untuk :
    • Sembuhkan Typus
    • Menurunkan kadar kolesterol
    • Meningkatkan daya tahan tubuh
    • Menurunkan tekanan darah tinggi
    • Meningkatkan nafsu makan
    • Mengobati infeksi saluran pencernaan seperti typus, disentri, diare, serta gangguan perut lainnya seperti maag
    • Mengobati penyakit infeksi saluran pernapasan seperti: batuk, asma, influenza, bronchitis dan TBC
    • Mengurangi pegal-pegal akibat keletihan maupun akibat reumatik
    • Menurunkan kadar gula darah penderita diabetes
    • Mengobati wasir, exim, alergi, luka dan sakit gigi. 

Comments

The Visitors says
close
Pelatihan Budidaya Belut dan Cacing